Speech

Celebrating Best Practices in Quality

Mr. Robert Cunnane, Deputy Director, USAID/Indonesia

·        Your Excellency, Minister of  Home Affairs, Maj. General (Ret.) Mohamad Maaruf;

·        Your Excellency, the Head of BKKBN, Dr. Sumarjati Arjoso;

·        Your Excellency, the Governor of East Java, Maj. General (Ret.) Imam Utomo;

·        Your Excellency, Director General of Community Health from the Ministry of Health, represented by Dr. Sri Hermiyanti, MPH;

·        Distinguished leaders, guests and representatives from BKKBN, Ministry of Health, Coordinating Ministry of People’s Welfare, district governments, NGOs, professional organizations and donors;

Ladies and gentlemen:

On behalf of USAID, I would like to take this opportunity to welcome you here today. It is a great honor and pleasure to launch the Third Quality Conference with our partners from BKKBN, the Ministry of Health, and the Governor of East Java.  This Conference celebrates and applauds the successful collaboration and the achievements made at the national, provincial and district level to strengthen the quality of family planning and reproductive health services nationwide. Quality is the cornerstone of USAID’s family planning programs in Indonesia. 

Today, we are honored to have the Minister of Home Affairs, the Chairperson from the BKKBN, the Governor of East Java, and senior leadership from the Ministry of Health, the Coordinating Ministry of People’s Welfare, and representatives from 21 provinces and more than 110 district governments. This high level representation signifies the critical importance of family planning as a linchpin to Indonesia’s development. 

For more than 35 years, USAID has worked in close partnership with the BKKBN to develop one of the world’s most successful family planning programs.  Indonesia’s family planning program has helped to significantly improve the health of mothers and children by allowing families to plan and space their births.  In 1980, only 26 percent of married women used contraceptives; but  today more than 60 percent of couples use contraceptives.  Quality of care has also improved dramatically in counseling, client satisfaction, and better access to services.

Experts from across the globe look to Indonesia for leadership in family planning—you are the model. Indonesia was one of the first countries to work closely with religious clerics in promoting family planning and socializing the small and prosperous families for future generations.  Indonesia is also recognized as having one of the best private sector initiatives worldwide. Given these successful achievements, USAID will complete our assistance with BKKBN in September 2006, but our strong partnership will continue into the future.  At this conference, you will have an opportunity to learn about the successful strategies and tools developed and we hope you will use these approaches in your communities.

USAID is very honored and proud of the strong partnership with the BKKBN and the significant achievements made during this historic collaboration.  We want to take this opportunity to honor and applaud the tremendous leadership and commitment of Dr. Sumarjati Arjoso, the Chairperson of BKKBN and her staff.  BKKBN has done a remarkable job implementing this global success story with actors from all different walks of life—religious leaders, medical providers, women’s groups, NGOs, private sector, professional associations, and government officials. The Minister of Home Affairs is an excellent role model of “leadership in action” and we appreciate his strong commitment and dedication.     

USAID also appreciates and recognizes the Governor of East Java for his leadership in expanding access to family planning. East Java is an excellent example of a “high performing” province. Leaders and providers here demonstrate “quality in action”.  East Java was one of the first provinces to implement the Contraceptive Security Planning Tool and East Java has the largest Bidan Delima Program, with over 1,000 midwives certified as providing quality reproductive health services.

In closing, I believe that we all share common dreams.  We all hope that the next generation will be better off than our generation. We all dream that our children will be healthy, and that they will have access to quality education.  We dream of better jobs and employment opportunities, and we hope that our communities will have access to clean air, safe water, and natural resources.  For these dreams to be achieved—we need your continued dedication and support to ensuring access to quality family planning and reproductive health services now and for the future.  Family planning is an essential component for strong economic growth, sustainable development, and healthier families.      

Indonesia’s family planning program has been one of the most successful in the world, but the job is not yet finished. I hope that you leave this conference with a renewed commitment and vision to achieve the dream of an expanding access to quality family planning services and promoting a healthy and prosperous Indonesia. 

Thank you.

__________________________________________________________________________________________

Menyambut Best Practices Dalam Peningkatan Kualitas

·        Yang Terhormat, Menteri Dalam Negeri, MayJen (Purn.) Mohamad Maaruf;

·        Yang Terhormat, Kepala BKKBN, Dr. Sumarjati Arjoso;

·        Yang Terhormat, Gubernur Jawa Timur, MayJen (Purn.) Imam Utomo;

·        Yang Terhormat, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan, yang diwakili oleh Dr. Sri Hermiyanti, MPH;

·        Yang Terhormat, Para Pimpinan, Tamu undangan serta perwakilan dari BKKBN, Departemen Kesehatan, Kantor Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat, Pemerintah Daerah, LSM, organisasi profesi dan lembaga donor;

Hadirin yang kami hormati:

Atas nama USAID, pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan selamat datang kepada Anda semua.  Merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami untuk menyelenggarakan Quality Conference Ketiga atas kerjasama dengan mitra kami dari BKKBN, Departemen Kesehatan, serta Gubernur Jawa Timur.  Konferensi ini merupakan perayaan sekaligus ucapan selamat atas kerjasama dan keberhasilan yang telah dicapai pada tingkat nasional, propinsi dan kabupaten, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi di seluruh Indonesia.  Kualitas merupakan tonggak penting (cornerstone) bagi Program Keluarga Berencana di Indonesia yang didukung oleh USAID. 

Hari ini merupakan kehormatan bagi kami atas kehadiran Bapak Menteri Dalam Negeri, Ibu Kepala BKKBN, Bapak Gubernur Jawa Timur, serta pimpinan senior dari Departemen Kesehatan, Kantor Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat, dan Pemerintah Daerah yang berasal dari 21 propinsi dan lebih dari 110 kabupaten.  Kehadiran Anda semua menunjukkan betapa pentingnya Keluarga Berencana sebagai unsur utama bagi pembangunan di Indonesia. 

Selama lebih dari 35 tahun, USAID telah menjalin kemitraan yang erat dengan BKKBN dalam mengembangkan salah satu program Keluarga Berencana, yang paling berhasil di dunia.  Program Keluarga Berencana di Indonesia secara signifikan telah membantu meningkatkan kesehatan ibu dan anak, dengan memberikan kesempatan kepada keluarga untuk merencanakan dan membatasi jarak kelahiran.  Pada tahun 1980, hanya 26 persen pasangan menikah yang menggunakan kontrasepsi; tetapi kini lebih dari 60 persen pasangan telah menggunakan kontrasepsi.  Kualitas pelayanan juga telah meningkat secara dramatis dalam pemberian konseling, kepuasan klien dan akses terhadap pelayanan yang lebih baik.

Para ahli dari seluruh dunia mengacu kepada Indonesia atas kepemimpinannya dalam bidang Keluarga Berencana — kalian adalah contoh/model keberhasilan pelaksanaan Keluarga Berencana.

Indonesia merupakan salah satu negara yang pertama kali bekerja sama secara erat dengan para pemuka agama, dalam mempromosikan Keluarga Berencana dan mensosialisasikan keluarga kecil dan sejahtera bagi generasi yang akan datang.  Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki inisiatif sektor swasta terbaik di dunia.  Dengan keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai tersebut, USAID akan mengakhiri bantuannya kepada BKKBN pada bulan September 2006.  Namun demikian, kemitraan yang telah terjalin erat akan tetap berlanjut di masa yang akan datang.  Dalam konferensi ini, Anda berkesempatan untuk mempelajari keberhasilan berbagai strategi dan alat bantu yang telah dikembangkan dan kami berharap Anda akan menggunakannya di dalam lingkungan anda.

Merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi USAID atas kemitraan yang erat dengan BKKBN dan atas keberhasilan nyata yang telah dicapai selama kerjasama yang bersejarah ini.  Pada kesempatan ini kami ingin memberikan penghargaan dan selamat kepada Dr. Sumarjati Arjoso, sebagai Kepala BKKBN, beserta jajaran staf beliau atas kepemimpinan dan komitmen yang luar biasa.  BKKBN telah melakukan tugas yang luar biasa dalam menciptakan kisah keberhasilan bersama aktor-aktor yang memiliki latar belakang yang berbeda — pemuka agama, tenaga kesehatan, kelompok perempuan, LSM, sektor swasta, asosiasi/organisasi profesi, serta pejabat pemerintah.  Bapak Menteri Dalam Negeri adalah salah satu contoh figur seorang pemimpin yang turut berperan dan kami menghargai komitmen dan dedikasi beliau yang sangat tinggi.

USAID juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur atas kepemimpinan beliau dalam memperluas akses terhadap Keluarga Berencana.  Jawa Timur merupakan satu contoh propinsi yang memiliki kinerja yang baik.  Para pemimpin dan tenaga provider kesehatan disini telah menunjukkan kualitas didalam pelaksanaan.  Propinsi Jawa Timur adalah salah satu propinsi yang pertama kali menerapkan JKK (Instrumen Perencanaan Jaminan Ketersediaan Kontrasepsi) dan memiliki program Bidan Delima terbesar, dengan lebih dari 1.000 bidan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan reproduksi yang berkualitas.

Sebagai penutup, saya yakin bahwa kita semua memiliki mimpi yang sama.  Kita semua berharap agar generasi selanjutnya lebih baik dari pada generasi kita.  Kita semua memimpikan agar anak-anak kita sehat, dan mereka bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas.  Kita memimpikan pekerjaan dan kesempatan kerja yang lebih baik, dan kita berharap bahwa lingkungan kita akan memiliki akses untuk mendapatkan udara yang bersih, air yang aman, dan sumber daya alam.  Agar mimpi-mimpi tersebut dapat direalisasikan—kami membutuhkan dedikasi dan dukungan Anda untuk menjamin tersedianya akses pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi yang berkualitas untuk saat ini dan masa yang akan datang.  Keluarga Berencana merupakan komponen penting untuk terciptanya pertumbuhan ekonomi yang kuat, pembangunan yang berkesinambungan, dan keluarga yang lebih sehat.   

Program KB di Indonesia memang telah menjadi salah satu program yang paling berhasil di dunia, tetapi tugas kita belum selesai.  Saya berharap setelah konferensi ini Anda akan pulang dengan komitmen dan visi yang diperbaharui untuk mencapai impian agar dapat memperluas akses terhadap pelayanan KB yang berkualitas dan mewujudkan bangsa Indonesia yang sehat dan sejahtera. 

Terima kasih.

Learn more: Basic Human Services | About this activity



Related stories

Print this pageEmail this page

Last updated July 23, 2008

Viewers: Word | Adobe (PDF)

Privacy Statement www.usaid.gov

USAID | Indonesia
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 3-5 | Jakarta, Indonesia 10110
Tel +62 (21) 3435-9000
jakarta-info@usaid.gov