Press Release

USAID Helps Indonesia Develop Sanitation Practices for 200,000 over Next Five Years

Jakarta -- USAID announced a plan to help Indonesia develop sanitation and waste water practices that will benefit an additional 200,000 people over the next five years.  During the IndoWater seminar held at the Jakarta Convention Center, USAID reaffirmed its commitment to assist both the Ministry of Health’s community-based diarrhea prevention campaign known as STBM, and a BAPPENAS-led sanitation initiative. 

USAID Mission Director Walter North that “water can only stay clean when communities are clean and green.  Low-cost community sewage treatment facilities, improved drainage networks, and hand washing campaigns are critical and will be expanded to the scores of new neighborhoods participating in the program.”

STBM links water, sanitation, and hygiene to improve access to safe water through household treatment options, to eliminate open defecation, to improve hygiene through behaviors such as hand washing with soap, to improve waste water management, and to reduce waste through solid waste management.

The USAID program promotes better health through improved water resource management and expanded access to clean water and sanitation services.  More than 100 million people in Indonesia do not have access to safe water in their homes.  Approximately 20 million do not have access to any sanitation.

For more information about the U.S. Embassy’s activities please visit http://jakarta.usembassy.gov/.


USAID Membantu Indonesia Mengembangkan Penerapan Sanitasi untuk 200.000 Orang Sampai Lima Tahun Mendatang

Jakarta -- USAID mengumumkan rencana untuk membantu Indonesia mengembangkan sanitasi dan penerapan pembuangan air yang bermanfaat bagi 200.000 orang selama lima tahun ke depan. Dalam seminar IndoWater yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, USAID  menegaskan kembali komitmennya untuk membantu program kampanye pencegahan diare, yang dikenal sebagai STBM oleh Departemen Kesehatan, dan inisiatif sanitasi yang dilaksanakan oleh BAPPENAS.

Direktur USAID Mission,  Walter North, mengatakan bahwa “air tetap akan bersih jika masyarakat juga bersih dan merawat lingkungan hidup.  Adanya sarana saluran air yang terawat, perbaikan jaringan air minum, dan kampanye mencuci tangan sangat penting dan akan disebarluaskan ke wilayah-wilayah baru yang berpartisipasi dalam program ini.”

STBM  menghubungkan air, sanitasi, dan kebersihan untuk meningkatkan akses air bersih melalui di rumah-rumah, untuk melenyapkan larutan kimia, meningkatkan kebersihan melalui perilaku sering mencuci tangan dengan sabun, meningkatkan manajemen pembuangan air kotor, dan mengurangi sisa buangan melalui manajemen limbah yang baik.

Program USAID berupaya meningkatkan kesehatan melalui penerapan manajemen sumber daya air dan memperluas akses untuk mendapatkan air bersih dan layanan sanitasi. Lebih dari 100 juta orang di  Indonesia tidak memiliki akses untuk mendapatkan air bersih di rumah mereka. Sekitar 20 juta orang tidak memiliki akses lingkungan yang bersih.

Untuk informasi lebih jauh menyangkut aktivitas Kedutaan Amerika Serikat, silahkan kunjungi http://jakarta.usembassy.gov/.


 


Learn more: Environment | About this activity



Related stories

Print this pageEmail this page

Last updated November 20, 2009

Viewers: Word | Adobe (PDF)

Privacy Statement www.usaid.gov

USAID | Indonesia
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 3-5 | Jakarta, Indonesia 10110
Tel +62 (21) 3435-9000
jakarta-info@usaid.gov