Press Release
Public-Private Partnership for Housing Bears Fruit in Aceh Besar
Banda Aceh |
Tuesday, May 23, 2006
Today, the first 10 homes constructed under an Aceh resettlement program were formally handed over to beneficiaries in Pulot village of Lepeung subdistrict, Aceh Besar. The homes were funded through a public-private partnership between the United States Agency for International Development (USAID) and the American International Group (AIG) Disaster Relief Fund, and implemented by CHF International, a US-based NGO that has been active in Aceh reconstruction efforts since the tsunami of December 2004.
The new homeowners in Pulot expressed their joy at the opening ceremony. Zulkarnaini, a 45 year old fisherman who lost his wife, son and home in the tsunami said, “I am very happy to get this home because I have no dream and money to build a home by myself. I hope I can get married again and start over in my Rumah Idaman.” Rumah Idaman, which means ‘dream home’ has been used by villagers to describe the homes being constructed in Pulot under the USAID-AIG-CHF partnership.
The houses are constructed in full compliance with all building codes and equipped with water supply and sanitation systems. A total of 150 homes will be built in Pulot and the neighboring village of Gle Jong. A Community Resettlement Committee (CRC) comprised of local villagers has helped design the homes and will work to ensure transparency throughout the implementation of the project.
The United States Government, through USAID, has committed US$10 million to construct housing to resettle survivors of the December 26, 2004 tsunami, particularly along its signature project, the 240 kilometer Banda Aceh to Meulaboh Road.
For more information on USAID/Indonesia tsunami reconstruction activities, contact Yuhelmi Kaban at 0811 851 724 or ykaban@usaid.gov, and visit www.usaid.gov/id.
__________________________________________________________________________________________
Kemitraan Negeri-Swasta untuk Perumahan Menuai Hasil di Aceh Besar
Hari ini, 10 rumah pertama yang dibangun di bawah program pemukiman kembali Aceh telah diserahterimakan secara resmi kepada mereka yang berhak di Desa Pulot yang terletak di Kecamatan Lepeung, Aceh Besar. Perumahan tersebut didanai melalui suatu kemitraan negeri-swasta antara Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan Dana Pemulihan Bencana American International Group (AIG), serta dilaksanakan oleh CHF International, sebuah LSM Amerika yang telah aktif dalam upaya rekonstruksi Aceh sejak tsunami Desember 2004.
Para pemilik rumah di Pulot mengungkapkan rasa suka citanya pada acara pembukaan. Zulkarnaini, seorang nelayan berusia 45 tahun yang kehilangan istri dan anak-laki-lakinya akibat tsunami, berkata, “Saya merasa sangat senang bisa mendapatkan rumah ini karena saya tidak memiliki impian dan uang sama sekali untuk membangun rumah saya sendiri. Saya harap dapat menikah lagi dan memulai hidup baru di “Rumah Idaman” ini. Julukan “Rumah Idaman” diberikan oleh warga desa untuk melukiskan rumah-rumah yang dibangun di Pulot berkat kemitraan USAID-AIG-CHF.
Perumahan tersebut dibangun sepenuhnya sesuai dengan standar peraturan tentang pendirian bangunan serta dilengkapi dengan pasokan air dan sistem sanitasi. Sebanyak 150 rumah akan dibangun di Pulot dan Desa Gle Jong yang letaknya berdekatan. Sebuah Komisi Pemukiman Kembali Masyarakat (CRC) yang terdiri dari penduduk desa setempat telah turut membantu merancang perumahan tersebut dan akan berupaya menjaga transparansi selama pelaksanaan proyek.
Pemerintah Amerika Serikat, melalui USAID, telah menjanjikan bantuan senilai 10 juta dolar AS untuk membangun perumahan untuk memukimkan kembali para korban yang selamat dalam bencana tsunami 26 Desember 2004, terutama di sepanjang proyek utamanya, yakni jalan sepanjang 240 km yang terbentang antara Banda Aceh dan Meulaboh.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai USAID/kegiatan pembangunan pasca-tsunami di Indonesia, silakan hubungi Yuhelmi Kaban di 0811 851 724 atau di ykaban@usaid.gov, dan kunjungi www.usaid.gov/id.