Press Release

U.S. Government Contribution for Earthquake in Yogyakarta and Central Java

Bush: "United States is assisting with recovery efforts in coordination with Indonesian authorities"

"Through financial and material support, the United States is assisting with recovery efforts in coordination with Indonesian authorities, and we stand prepared to provide additional assistance as needed," President Bush said in a statement.

President Bush spoke by telephone with Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono. Bush told Yudhoyono the United States stands with Indonesia at this time of grief and would provide all appropriate disaster relief and assistance through our embassy in Jakarta and relief organizations.

The U.S. Government through USAID Office of Foreign Disaster Assistance (OFDA) is providing emergency relief supplies worth $2.5 million for victims of the earthquake in Yogyakarta and Central Java.  The supplies include WHO medical kits (which will serve medical needs for 20,000 people for 3 months), 150 rolls of plastic sheeting, 10,000 jerricans, 5,000 hygiene kits. $1 million of the U.S. donation is for Palang Merah Indonesia (PMI) through the International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), supporting their international appeal.  Funds will also go to the International Medical Corps (IMC) for “Ambulance 118” emergency services. “Ambulance 118” arrived in Yogyakarta yesterday with 47 paramedics and 18 surgical staff to supplement Sardjito Hospital’s operations. “Ambulance 118” and IMC will set up 30 round-the-clock operating theaters in Yogyakarta and 10 in field hospitals in Bantul. 30 more “Ambulance 118” paramedics from Makassar will arrive this evening.

U.S. Embassy and USAID staff are now conducting health, sanitation, and shelter assessments in Yogyakarta, Klaten and Bantul in close coordination with the local government and with other donors from the United Nations, AusAID, Oxfam, and other NGOs.

USAID Environmental Services Program and Safe Water System Aman Tirta are also providing support. The ESP team is assessing water supply and sanitation facilities at hospitals and evacuation camps.  Aman Tirta has sent six boxes (144 bottles) of Air Rahmat (water purifier) through CARE - enough to purify 86.4m3 of water.


Kontribusi Pemerintah A.S. Bagi Gempa Bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah

Amerika Serikat sepanjang akhir minggu ini merespons bencana gempa bumi dahsyat di Indonesia dengan pengalokasian bantuan darurat senilai 2,5 juta dolar bagi para korban.

“Melalui dukungan finansial maupun materil, Amerika Serikat berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang di Indonesia dalam memberikan bantuan bagi upaya pemulihan, dan kami senantiasa siap memberikan bantuan tambahan bilamana dibutuhkan,” kata Presiden Bush dalam pernyataannya.

Presiden Bush telah berbicara dengan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono melalui telepon. Bush mengatakan kepada Yudhoyono bahwa Amerika Serikat berdiri bersama Indonesia dalam suasana duka ini dan akan memberikan semua bantuan yang diperlukan bagi upaya pemulihan bencana melalui kedutaan besar kami di Jakarta serta organisasi-organisasi pemulihan bencana lainnya.
 
Pemerintah A.S. melalui Kantor Bantuan Bencana Luar Negeri USAID (OFDA) memberikan bantuan pemulihan bencana darurat senilai 2,5 juta dolar bagi para korban gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Bantuan ini meliputi peralatan medis WHO (yang dapat memenuhi kebutuhan medis bagi 20.000 orang selama 3 bulan), 150 rol kantung plastik, 10.000 jeriken, dan 5.000 peralatan kebersihan. Sejumlah 1 juta dolar dari sumbangan A.S. ini diberikan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC), mendukung permintaan sumbangan yang mereka lakukan secara internasional. Bantuan dana juga akan diberikan kepada Korps Medis Internasional (IMC) untuk layanan darurat “Ambulans 118”. “Ambulans 118” tiba di Yogyakarta kemarin dengan 47 tenaga paramedis dan 18 ahli bedah untuk mendukung kegiatan operasi Rumah Sakit Sardjito. “Ambulans 118” dan IMC akan mendirikan 30 ruang operasi yang buka sepanjang hari di Yogyakarta dan 10 rumah sakit lapangan di Bantul. 30 tenaga paramedis tambahan dari “Ambulans 118” akan tiba malam ini dari Makassar.
 
Sejumlah staf Kedutaan Besar A.S. dan USAID saat ini tengah melaksanakan penilaian atas situasi kesehatan, kebersihan, serta tempat penampungan di Yogyakarta, Klaten dan Bantul melalui koordinasi erat dengan pemerintah setempat serta para donatur lain dari PBB, AusAID, Oxfam, dan LSM lain.

Program Pelayanan Lingkungan USAID (ESP) dan Sistem Air Minum Sehat Aman Tirta juga memberikan dukungan. Tim ESP kini tengah melakukan penilaian atas pasokan air dan fasilitas kebersihan di sejumlah rumah sakit dan barak pengungsian. Aman Tirta telah mengirimkan enam kotak (144 botol) Air Rahmat (pemurni air) melalui CARE – cukup untuk memurnikan air sebanyak 86.4 meter kubik.

Learn more: Earthquake Response | About this activity



Related stories

Print this pageEmail this page

Last updated September 2, 2008

Viewers: Word | Adobe (PDF)

Privacy Statement www.usaid.gov

USAID | Indonesia
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 3-5 | Jakarta, Indonesia 10110
Tel +62 (21) 3435-9000
jakarta-info@usaid.gov